Jumat, 03 Oktober 2014

MDGs (Millennium Development Goals)

 All About MDGs
 
        Millennium Development Goals (MDGs) atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi “Tujuan Pembangunan Milenium”, adalah sebuah paradigma pembangunan global yang  dideklarasikan Konferensi Tingkat Tinggi Milenium oleh 189 negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York pada bulan September 2000. Semua negara yang hadir dalam pertemuan tersebut berkomitmen untuk mengintegrasikan MDGs sebagai bagian dari program pembangunan nasional dalam upaya menangani penyelesaian terkait dengan isu-isu yang  sangat  mendasar tentang pemenuhan hak asasi dan kebebasan manusia, perdamaian, keamanan, dan pembangunan.
Deklarasi ini merupakan kesepakatan anggota PBB mengenai sebuah paket arah pembangunan global yang dirumuskan dalam beberapa tujuan yaitu:
1. Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan,
2. Mencapai Pendidikan Dasar untuk semua,
3. Mendorong Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Perempuan,
4. Menurunkan Angka Kematian Anak,
5. Meningkatkan Kesehatan Ibu,
6. Memerangi HIV/AIDs, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya,
7. Memastikan Kelestarian Lingkungan Hidup, dan
8. Membangun Kemitraan Global untuk Pembangunan.
       Deklarasi MDGs merupakan hasil perjuangan dan kesepakatan bersama antara negara-negara berkembang dan maju. Negara-negara berkembang berkewajiban untuk melaksanakannya, termasuk salah satunya Indonesia dimana kegiatan MDGs di Indonesia mencakup pelaksanaan kegiatan monitoring MDGs. Sedangkan negara-negara maju berkewajiban mendukung dan memberikan bantuan terhadap upaya keberhasilan setiap tujuan dan target MDGs.

*opini
      Pertanyaannya, sudah sampai mana negara kita tercinta, indonesia? 
     Untuk mencapai setiap tujuan dalam MDGs, indonesia telah berusaha menunjukan komitmennya dengan menjadikan MDGs sebagai acuan penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN 2005-2025), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2005-2009 dan 2010-2014), Rencana Pembangunan Tahunan Nasional (RKP), serta dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 
    Hasilnya? 
   Cukup membanggakan, beberapa target sudah tercapai dan beberapa target lainnya menunjukan perkembangan yang mengesankan, sehingga diprediksi akan tercapai pada tahun 2015. Namun juga masih ada beberapa target yang perkembangannya lamban, cenderung stagnan, bahkan menurun, sehingga perlu usaha keras agar bisa dicapai tahun 2015 nanti. Untuk target-target yang perlu usaha keras untuk bisa dicapai tersebut misalnya saja berkaitan dengan air bersih dan sanitasi yang semuanya terangkum dalam poin 7C, semua indikator dalam point tersebut masih perlu perhatian khusus, berdasarkan laporan pemerintah indonesia dalam buku Peta Jalan Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium di Indonesia tahun 2012. 
    Yang jadi pertanyaan besar, setelah 2015 nanti, indonesia mau melakukan apa? Apa semua prestasi yang sudah dicapai ini hanya dibangga-banggakan dan dijadikan bahan kampanye elit politik, tanpa memberi perhatian khusus kepada target-target yang gagal dicapai?
     Selain masalah mengenai poin 7C tentang air bersih dan sanitasi yang sempat saya singgung di atas, dengan latar belakang saya sebagai mahasiswa jurusan kesehatan masyarakat, saya tertarik untuk menyoroti poin-poin yang berkaitan dengan isu kesehatan dalam MDGs ini. Isu kesehatan memang menjadi salah satu pokok besar yang diharapkan bisa ditingkatkan kualitasnya via MDGs. Isu kesehatan antara lain tercantum dalam tujuan 1C, 4,5,6, dan 7C.
    Ini menjadi PR bersama untuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya daerah yang belum mencapai target MDGs tersebut. Jangan sampai Indonesia hanya terpaku melihat kesuksesan mampu mencapai angka rata-rata nasional, namun ternyata fakta dilapangan menunjukan bahwa hanya segelintir daerah yang sejahtera, sementara daerah lainnya belum sejahtera.
    Disinilah peran para pemuda bangsa untuk terus mengawasi pemerintahan dan mengingatkan mereka tentang masalah bangsa yang banyak dan seolah tak kunjung usai, bisa jadi dengan demonstrasi, maupun dengan angkat bicara di forum-forum, kita suarakan pendapat dan teguran kita sekeras-kerasnya, hingga mereka mendengar. Sembari kita menyiapkan diri untuk menjadi orang yang akan menggantikan mereka di dunia pemerintahan, karena cepat atau lambat, kendali indonesia akan ada ditangan kita, para pemuda bangsa. 

> Referensi
- mdgsindonesia.org 
- buku Peta Jalan Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium di Indonesia tahun 2012 dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
- http://edukasi.kompasiana.com/2013/08/07/mau-apa-setelah-mdgs-2015-582780.html
- http://edukasi.kompasiana.com/2013/08/13/apa-itu-mdgs-583450.html  
 

0 comments :

Posting Komentar