Jumat, 20 November 2015
Senin, 16 November 2015
Minggu, 08 November 2015
Sertifikasi di Bidang TI untuk Database (Penulisan 9)
Minggu, November 08, 2015
/
by
Sugeng Laksono
/
in
anything
/
Pemahaman konsep database Oracle
Pengalaman sebagai DBA
Training Database Oracle
Sertifikat DBA Oracle
Mempunyai Sertifikat adalah sebuah keutamaan, apalagi bekerja sebagai DBA di perusahaan konsultan (vendor), sertifikat menunjukkan bahwa pemegangnya mempunyai pengetahuan yang mendalam terhadap database Oracle. dengan pengetahuan dan pengalaman yang sama, pemegang sertifikat mempunyai lebih banyak peluang untuk endapatkan pekerjaan dan gaji yang lebih tinggi.
Oracle mengeluarkan beberapa jenis sertifikat DBA, diantaranya adalah :
Oracle Certified Associate (OCA)
Oracle Certified Professional (OCP)
Oracle Certified Master (OCM)
saat ini, Oracle mengeluarkan sertifikat untuk database 9i, 10g dan 11g. Sertifikat untuk database versi 8i ke bawah sudah tidak berlaku lagi.
Ujian-Ujian yang terkait adalah :
1Z0-042 (Oracle Database 10g;Administration I)
1Z0-043 (Oracle Database 10g;Administration II)
1Z0-040 (Oracle Database 10g;New Features for Administrators)
Syarat memperoleh OCA 10G adalah lulus ujian 1Z0-042. Adapun syarat memperoleh OCP 10G adalah :
Sudah lulus ujian untuk OCA 10G (1Z0-042)
Pernah mengambil training resmi Oracle
Lulus ujian 1Z0-043
dan bagi yang sudah memegang sertifikat OCP 9i bisa melakukan upgrade ke OCP 10g dengan ujian 1Z0-040
MCDBA singkatan dari Microsoft Certified Database Administrator adalah Sertifikasi yang ditujukan untuk professional IT yang hendak dan sedang bekerja dalam implementasi dan administrasi SQL Server. MCDBA di khususkan diantaranya untuk :
Database Administrator, orang yang bertanggung jawab untuk mendesain, implementasi, pemeliharaan dan perbaikan database. DBA sering disebut juga database koordinator database programmer, dan terkait erat dengan database analyst, database modeler, programmer analyst, dan systems manager. Peran DBA mencakup pengembangan dan desain strategi database, pemantauan dan meningkatkan kinerja dan kapasitas database, dan perencanaan kebutuhan pengembangan di masa depan. DBA mungkin juga merencanakan, mengkoordinasi dan melaksanakan langkah-langkah keamanan untuk menjaga database. Suatu perusahaan mungkin mengharuskan seorang DBA memiliki sertifikasi atau gelar untuk sistem database (misalnya, Microsoft Certified Database Administrator)
Database Analyst, orang data analyst melakukan berbagai tugas yang berhubungan dengan pengumpulan, pengorganisasian, dan menafsirkan informasi statistik. Sifat pekerjaannya berbeda-beda dari profesi ke profesi, seperti seorang analis yang bekerja untuk sebuah rumah sakit akan fokus pada hal-hal yang berbeda dari seseorang yang bekerja untuk sebuah toko serba ada atau supermarket. Apa pun bidang bisnisnya, orang-orang dengan pekerjaan ini mencari cara untuk menempatkan nilai-nilai numerik untuk fungsi bisnis yang berbeda, dan bertanggung jawab untuk menemukan efisiensi, bagian bermasalah, dan kemungkinan untuk perbaikan.
Materinya berhubungan dengan implementasi database berbasis Microsoft SQL Server berikut administrasinya yang biasa dilakukan oleh seorang database administrator. Versi terakhir dari title ini mengacu pada SQL Server 2000. Untuk mendapatkan title ini kita diharuskan untuk melewati 4 kali ujian. Sebagai contoh, untuk mendapatkan title MCDBA kita diharuskan untuk melewati 3 kali ujian utama (core exam) dan 1 kali ujian dengan materi pilihan (elective exam). Sehingga totalnya adalah 4 kali ujian.
Analisa : Agar lebih dipercaya oleh perusahaan harus mempunyai sertifikasi yang telah diakui oleh standar sertifikasi.
Referensi : Sumber
Kamis, 05 November 2015
Bahasa Indonesia 1 (Tugas 2)
Kamis, November 05, 2015
/
by
Sugeng Laksono
/
in
tugasku
/
with
No comments
/
> Pengertian Internet
> Dalam Lingkup Masyarakat
> Dalam Lingkup Mahasiswa
Selasa, 27 Oktober 2015
Sistem Informasi Pemasaran (Penulisan 8)
Selasa, Oktober 27, 2015
/
by
Sugeng Laksono
/
in
anything
/
with
No comments
/
Sistem Informasi SDM (Penulisan 7)
Selasa, Oktober 27, 2015
/
by
Sugeng Laksono
/
in
anything
/
with
No comments
/
Sumber daya manusia menurut Gomes (2000) adalah salah satu sumber daya yang ada dalam organisasi, meliputi semua orang yang melakukan aktivitas.
Sumber daya manusia menurut Hasibuan (2002) adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu. Perilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.
Sistem yang menyediakan informasi mengenai SDM perusahaan adalah sistem informasi sumber daya manusia atau HRIS (human resource information system). Nama system manajemen sumber daya manusia (human resource management system) atau HRMS juga semakin banyak digunakan. (MC leod : 44)
HRIS merupakan sistem informasi untuk mendukung kegiatan-kegiatan manajer di fungsi sumber daya manusia. Fungsi ini dulunya bernama fungsi department personalia sekarang diubah namanya menjadi fungsi SDM untuk menunjukan bahwa manusia didalam organisasi adalah sumber daya ekonomis yang penting. (Jogiyanto HM , 2005: 249).
Pengertian menurut wikipedia.com, yang dimaksud sumber daya manusia adalah sebuah bentuk interseksi atau pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan teknologi informasi. sistem ini menggabungkan MSDM sebagai suatu disiplin yang utamanya mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktivitas-aktivitas MSDM seperti dalam hal perencanaan, dan menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya perusahaan atau enterprise resource planning (ERP). Secara keseluruhan sistem ERP bertujuan mengintegrasikan informasi yang diperoleh dari aplikasi-aplikasi yang berbeda ke dalam satu sistem basisdata yang bersifat universal. Keterkaitan dari modul kalkulasi finansial dan modul MSDM melalui satu basisdata yang sama merupakan hal yang sangat penting yang membedakannya dengan bentuk aplikasi lain yang pernah dibuat sebelumnya, menjadikan aplikasi ini lebih fleksibel namun juga lebih kaku dengan aturan-aturannya.
Karakteristik informasi yang dipersiapakan dalam Sistem Informasi Sumberdaya Manusia adalah:
1. Timely (tepat waktu)
2. Accurate (akurat)
3. Concise (ringkas)
4. Relevant (relevan)
5. Complete (lengkap)
Manajer dalam suatu perusahaan memerlukan informasi yang memiliki karakteritik di atas dalam rangka mengambil suatu keputusan (a decision making).
Fungsi sumber daya manusia memiliki empat kegiatan utama yaitu:
1. Perekrutan dan Penerimaan (Recruiting and Hiring). Sumber daya manusia membantu menerima pegawai baru ke dalam perusahaan. Sumber daya manusia selalu mengikuti perkembangan terakhir dalam peraturan pemerintah yang mempengaruhi praktek kepegawaian dan menasehati manajemen untuk menentukan kebijakan yang sesuai.
2. Pendidikan dan Pelatihan. Selama periode kepegawaian seseorang, sumber daya manusia dapat mengatur berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untukmeningkatkan pengetahuan dan keahlian kerja pegawai.
3. Manajemen Data. Sumber daya manusia menyimpan database yang berhubungan dengan pegawai dan memproses data tersebut untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
4. Penghentian dan Admistrasi Tunjangan. Selama seseorang diperkerjakan oleh perusahaan mereka menerima paket tunjangan. Setelah penghentian, sumber daya manusia mengurus program pensiun perusahaan bagi mantan pegawai yang berhak.
Karir dibidang teknologi informasi
Secara umum karir dibidang teknologi informasi atau computer dapat dibedakan menjadi sebagai berikut :
a) Ahli S1 yaitu seorang ahli dalam melakukan analisa dan menyusun suatu program atau system informasi. Ahli S1 ini dapat dikelompokan menjadi system analis dan pemograman.
b) Ahli ilmu computer, yaitu seorang yang mampu mengembangkan system computer baik software maupun hardware.
c) Ahli hardware, yaitu orang yang memiliki keahlian dala merakit, menginstal, dan melakukan perawatan secara teknis peralatan-peralatan computer, termasuk didalamnya jaringan computer dan internet.
d) Operator, yaitu orang yang bertugas untuk mengoperasikan dan mengawasi system computer dan S1 yang diimplementasikan didalam perusahaan. Disamping itu, ia juga bertugas untuk memasukan data-data awal maupun data transaksi.
Persiapan SDM
System informasi berbasis TI tidak dapat diimplementasikan secara utuh tanpa dukungan dari SDM, perusahaan dan pihak eksternal, seperti supplier dan konsumen sebagai pengakses system. Oleh karena itu, dibutuhkan persiapan SDM secara baik dan teritegrasi.
Tidak mudah untuk mempersiapkan SDM internal perusahaan apalagi eksternal yang berada diluar pengaruh langsung para pemimpin perusahaan. Untuk memulai persiapan bagi SDM. Pimpinan perusahaan dapat menempuh bebrpa kebijakan sebagai berikut;
a) Memperbarui system perekrutan staf, baik karakteristiknya, metode penyaringannya, maupun media yang digunakan. Misalnya dengan memanfaatkan internet untuk menerima surat lamaran.
b) Menberikan pelatihan terhadap SDM internal yang telah ada dengan terlebih dahulu melakukan sosialisasi dan motivasi bahwa penggunaan teknologi bukan untuk menggusur atau memperberat pekerjaan mereka. Melainkan untuk mempermudah dan meningktkan daya saing.
c) Sementara bagi SDM eksternal, perusahaan dapat melakukan sosialisasi melalui media-media cetak atau surat-surat yang intinya memperkenalkan SI berbasis TI yang diterapkan dan bagaimana mengoperasikanya.
Evaluasi SDM
Proses evaluasi SDM merupakan bagian dari MSDM. Tujuan evaluasi adalah untuk melihat efektivitas proses MSDM. Khuhsnya dalam hal ini adalah evaluasi terhadap kemampuan untuk beradapatasi terhadap teknologi yang diimplementasikan terhadap perusahaan.
Bagi SDM internal, penilaian tersebut dapat meliputi kemampuan untuk memahami dan keberaniannya dalam mengoprasikan teknologi itu, serta sejauh mana mereka memanfaatkan dan mengoksplorasi teknologi.
Sementara itu, bagi SDM eksternal penilaian dapat meliputi kemampuannya untuk memahami dan keberaniannya untuk menggunakan teknologi baik dalam melakukan transaksi maupun memasukan data-data penting lainnya.
Analisa :
Sistem informasi SDM berguna dalam menghasilkan tenaga kerja yang handal, untuk lebih mudah dalam melakukan penyortiran tenaga kerja yang siap kerja pada dunia kerja. Terima kasih.
Referensi :
https://dikatara.wordpress.com/2011/11/30/sistem-informasi-sumber-daya-manusia/
Sistem Informasi Manufaktur (Penulisan 6)
Selasa, Oktober 27, 2015
/
by
Sugeng Laksono
/
in
anything
/
with
No comments
/
Manufaktur Resource Planning/MRP II (Perencanaan sumber daya produksi) didefinisikan sebagai metode untuk perencanaan yang efektif dari semua sumber daya dari sebuah perusahaan manufaktur. Idealnya, itu alamat perencanaan operasional di unit, perencanaan keuangan, dan memiliki kemampuan simulasi untuk menjawab "bagaimana jika" pertanyaan dan perpanjangan loop tertutup MRP.
Ini bukan eksklusif software fungsi, tetapi perkawinan orang keterampilan, dedikasi untuk akurasi data base, dan sumber daya komputer. Ini adalah konsep manajemen total perusahaan untuk menggunakan sumber daya manusia yang lebih produktif.
Manfaat :
MRP II sistem dapat memberikan:
§ Lebih baik kontrol persediaan
§ Peningkatan penjadwalan
§ Produktif hubungan dengan pemasok
Untuk desain / engineering:
§ Peningkatan desain kontrol
§ Baik kualitas dan kontrol kualitas
Untuk keuangan dan biaya:
§ Mengurangi modal kerja untuk persediaan
§ Kas yang lebih baik mengalir melalui pengiriman lebih cepat
§ Akurat persediaan catatan
Aplikasi dalam Sistem Informasi manufaktur
· ROP (ReOrder Point), suatu sistem yang berdasarkan keputusan pembelian berdasarkan titik pemesanan kembali (reorder point).
· MRP (Material Requirements Planning), suatu sistem yang dapat dipakai untuk merencanakan kebutuhan berbagai bahan baku yang diperlukan dalam proses produksi.
· MRP II (Material Resource Planning), yaitu suatu sistem yang memadukan MRP dengan penjadwalan produksi dan operasi pada bengkel kerja (shop floor operation).
· JIT (Just-in-time), yaitu suatu pendekatan yang menjaga arus bahan baku melalui pabrik agar selalu dalam keadaan minimum dengan mengatur bahan baku tiba di bengkel kerja pada saat diperlukan atau “tepat pada waktunya” (just in time)
· CIM (Computer Integrated Manufacturing) merupakan suatu sistem yang menggabungkan berbagai teknik untuk menciptakan proses manufaktur yang luwes, cepat dan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan efisien.
CIM adalah suatu konsep yang memadukan teknologi produksi dan teknologi informasi (McLeod, 1998)
Berbagai sistem dalam fungsi produksi
· CAD (Computer Aided Design)
Sistem yang menggunakan komputer untuk merancang suatu produk (mobil, kapal, pesawat terbang, dsb)
· CAE (Computer Aided Engineering)
Sistem yang dirancang untuk menganalisa karakteristik dari suatu design dan dipakai untuk mensimulasikan kinerja produk di bawah kondisi yang berbeda-beda dengan tujuan untuk mengurangi kebutuhan membuat prototipe. (Martin, 2002)
· CAM (Computer Aided Manufacturing)
Sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengontrol suatu proses produksi.
· CAPP (Computer Aided Process Planning)
Sistem yang digunakan urutan proses untuk memproduksi atau merakit suatu komponen.
Implementasi CIM
1. Menyederhanakan proses produksi, perancangan produk, organisasi pabrik sebagai dasar yang penting untuk pengotomasian dan pengintegrasian.
2.Mengotomasikan produksi dan fungsi-fungsi bisnis yang mendukungnya dengan komputer, mesin dan robot.
Mengintegrasikan seluruh proses produksi dan pendukungnya dengan memakai komputer, jaringan komunikasi dan teknologi informasi yang lain.
Analisa :
Sistem Informasi Manufaktur adalah contoh sistem yang digunakan dalam manufaktur (produksi), sangat berguna sekali dalam bidang ini karena memerlukan keakuratan dalam membuat barang yang akan di produksi.
Referensi :
Sumber
Sumber 2
Sumber 3

